"Ayo, Ded, sedikit lagi kelar! Demi Sushi AEON 30 box!" Laki-laki itu menyemangati dirinya sendiri. Ya... mau bagaimana, kalau bukan dia, siapa lagi? Itulah bentuk 'mencintai diri sendiri' versinya. Saat bosan, ia akan berhenti sejenak; memandang handphone -nya, melihat dunia sekitar, menanyakan kabar teman sejawat, atau sekedar makan lalu menghisap batang-batang rokok miliknya. Saat hilang arah, ia akan membuka buku catatannya; membuat list panjang mengenai hal-hal yang akan ia capai di masa depan. Apakah bekerja, atau melanjutkan kuliah? Itu sudah jadi bagian perencanaannya yang matang. "Rencanakan saja dulu, realisasinya lihat nanti!" begitu motto hidupnya. Saat sedang sedih, ia akan membuka diary -nya; menulis panjang kesedihan yang tengah dialaminya... atau sekedar membuat puisi singkat dan mem- posting -nya di media sosial. Begitulah dia. Kalau sedang senang, hmm... jangan tanya! Kelakuannya bisa jadi konyol dan gak masuk akal...
Comments
Post a Comment