Posts

Current Thoughts: Archaeoastronomy

Disclaimer: I wrote this writing for when I was so bored. It is 10.35 in the morning on Ramadan vibes (some of my friends are still sleeping) and all I want is to communicate with people about my current thoughts. I don't think twitter and instagram are perfect so I try to write in this half-dead blog. Currently I'm reading a book by Thomas Hockey entitled "How we see the sky: a naked eye tour of day and night". This book is pretty interesting for me. I just found it when I  coincidentally  sing a snippet of the lyric of For Forever by Dear Evan Hansen " all we see is sky... for forever"  and change the lyric into " how we see the sky"  and typed it on google search engine till I found the book on the search result.  What a beautiful coincidence till I got the book and feel so excited to read it. How can I be so excited? It is simply because I love astronomy since I was in junior high school. The interest came when I was wonder about my fu...

Ipang

Ia mengernyitkan dahi, menyipitkan matanya, menggerakkan bibirnya, mengelus dagunya, dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Bahasa tubuhnya menandakan satu hal... "Gak tau, De. Gue juga bingung." ...yang akhirnya ia suratkan. "Oke, Pang. Gapapa." "Coba lu tanya yang lain. Kali aja ada yang ngerti." "Oke, nanti gue tanya. Gue pusing banget, nih, Pang." "Iya, sama kok, gue juga. Pusingggg bingitssssss. Pusing yang banget banget bangeeettt." begitu katanya, berusaha mengundang tawa lawan bicaranya. Begitulah yang ia lakukan demi mengurangi stresnya; membuat orang lain tertawa agar suasana tidak semakin muram. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tentang #somethingaboutyou #somethingaboutyou adalah sebuah tantangan yang hadir di media sosial twitter di tengah pandemi corona yang sedang melanda dunia. Dahsyatnya wabah ini ...

Dellaniera

Gadis itu tenggelam dalam lamunannya; membayangkan dirinya lima tahun ke depan. Apa yang akan terjadi dengan hidupnya? Mungkin, ia akan tinggal di Indonesia timur. Mungkin, ia akan mendirikan sekolah, bermain bersama anak-anak yang ia didik bersama kawan-kawannya. atau mungkin ia akan berkeluarga? Melahirkan anak-anak yang imut seperti ibunya. Apa yang akan terjadi padanya pada lima tahun ke depan? Ia terdiam, mencoba memilah, merangkai cita-cita, untuk hidupnya lima tahun ke depan. -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tentang #somethingaboutyou #somethingaboutyou adalah sebuah tantangan yang hadir di media sosial twitter di tengah pandemi corona yang sedang melanda dunia. Dahsyatnya wabah ini sampai dinyatakan sebagai KLB atau Kejadian Luar Biasa karena berpengaruh pada aspek kehidupan sosial sampai ekonomi masyarakat global. Di Indonesia, wabah ini membuat orang-oran...

Beam

"Buah buah apa yang jatuh tak jatuh jauh jauh, semangka?" Hening. "Hahaha gak lucu ya?" ucap lelaki bermata sipit itu menanggapi keheningan leluconnya sendiri. "Iya deh, maap." lanjutnya kemudian disambut cekikikan teman sepermainannya. "Garing lo, Puy!" tukas temannya yang tak paham akan lelucon yang diungkapkannya. "Online dong?" ia masih berusaha. "Itu daring!" timpal temannya yang lain. "Kencan?" "Itu dating!" timpal teman lainnya yang mulai kesal. "Emang lagi kencan ama siapa sih, Puy?" goda temannya kemudian, kembali mengheningkan susasana sejenak. "Yok, ceban pertama!" -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tentang #somethingaboutyou #somethingaboutyou adalah sebuah tantangan yang hadir di media sosial twitter di tengah pandemi corona yang sedang melanda dunia. D...

Aru

Aku melihatnya samar seorang pria berkacamata mengenakan kemeja batik berwarna biru dengan motif mega mendung Aku melihatnya samar ia berlari seperti dikejar oleh teman sepermainannya Aku melihatnya samar tapi sepertinya aku memang kenal kemeja itu, wajah itu bagian dari masa lalu bagaimana kabarmu? -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Tentang #somethingaboutyou #somethingaboutyou adalah sebuah tantangan yang hadir di media sosial twitter di tengah pandemi corona yang sedang melanda dunia. Dahsyatnya wabah ini sampai dinyatakan sebagai KLB atau Kejadian Luar Biasa karena berpengaruh pada aspek kehidupan sosial sampai ekonomi masyarakat global. Di Indonesia, wabah ini membuat orang-orang diharuskan bekerja dari rumah (work from home), kuliah jarak jauh, dihapuskannya ujian nasional dan lain sebagainya. #somethingaboutyou merupakan salah satu cara mengisi waktu ...

Yugi

" No offense , tapi gue gak butuh lo." Begitu kalimat terakhirnya sebelum ia melenggang dari hadapanku menuju pintu. Aku terdiam, bukan meratapi seberapa jahat perkataannya, hanya memaklumi perlakuannya yang memang seperti itu adanya. Bukan suatu hal yang mengherankan jika ia begitu. Justru aku akan lebih heran jika ia tidak begitu. Ia berbeda, tak seperti kebanyakan orang pada umumnya. "Besok gue ke pameran gundam. Ikut gak?" tolehnya padaku sebelum ia keluar pintu. "Gak deh, gak ngerti gue." jawabku menolak ajakannya. Ia tak berkata apa-apa lagi; hanya pergi menghilang dari hadapanku. Sikapnya yang dingin itu lah yang menjadikannya berbeda dengan orang lain. Kalau kau tak mengenalnya, kau akan tersinggung karena kalimat-kalimat tajamnya. Tapi, bisa jadi kau orang beruntung yang gak pernah ngerasain gimana ketusnya dia. "Lo inget gak majalah yang gue kasih kemarin?" tiba-tiba ia muncul lagi dari balik pintu. "Inget. K...

Yukina

"Oon banget, sih!" sorak seorang gadis pada gadis lain di hadapannya. Mereka terlihat sepantaran dan sepertinya sudah berteman sejak lama. Tapi kebencian yang dilontarkannya saat itu sepertinya mulai menggoyahkan pertemanan itu. Gadis bengis itu pergi meninggalkan gadis yang telah dioloknya. Tersisa ia menahan tangis yang memuncak di bola matanya. "Sepertinya aku telah salah mengenalmu..." begitu pikir sang gadis yang masih terpaku di tempatnya berdiri. Satu per satu tetes air mata mulai membahasi pipinya; membuatnya berkali-kali harus mengangkat kacamatanya untuk menyeka air mata itu. apa yang tidak aku ketahui dari apa yang dia maksud? apakah aku bertindak salah padanya? kenapa dia bisa sebenci itu dan berkata kasar padaku? begitu resah hatinya menghujam dirinya sendiri dengan rentetan pertanyaan. Namun demikian, sekeras apapun ia mencoba, tak ia temukan juga jawabannya. "Apakah gue telah melakukan kesalahan, atau...?" perlahan pikirannya ...