be different, confident, and.... creative.
He is my father, who taught me how to be different, confident, and.... creative. So, the story begins when I was in Kindergarten. Cukup banyak hal yang gue inget dari taman kanak-kanak; pertama kali belajar nulis nama sendiri, makan bekel bareng temen-temen di jam istirahat, rebutan mainan sampe marahan, kunjungan ke pabrik es krim dan kantor polisi, latihan manasik haji, tampil nari di panggung kreasi, dan perpisahan di salah satu hotel tua di Cikarang. dan kejadian ini terjadi di peristiwa paling lumrah yang ada di taman kanak-kanak. Hari itu, semua murid diwajibkan mengenakan pakaian dengan tema pekerjaan impian; kalau mau jadi dokter, ya pake baju dokter. Kalau mau jadi tentara, silakan pake baju tentara. Kalau mau jadi guru, bisa tiru ibu guru! Exciting enough, right? Gue masih inget seberapa-nggak-sabarnya gue menyambut hari itu. Dulu, gue pengeennn banget jadi polisi. Udah kebayang, dong, gimana kerennya gue dateng dengan seragam coklat khas pak polisi; Siapa yang nakal...