Ada apa dengan Indonesia hari ini?

Sabtu, 14 September 2019
Dari suara rakyat yang gelisah,

Tidak ada yang istimewa dari pagi ini. Rutinitas gue masih sama: scrolling down media sosial, mencari hiburan. Jenuh memang bisa datang kapan saja, mengetahui kabar dunia bisa jadi salah satu pengobatnya.

Akhir-akhir ini media sosial gue lagi ramai dengan tiga berita utama. Tentu saja bukan berita yang gue harapkan ada. Yang pertama tentang kepergian seorang yang sangat berjasa bagi bangsa. Sosok yang gue idolakan karena kiprahnya pada ilmu pengetahuan dan dedikasinya pada negara. Melalui tulisan ini, gue sekaligus ingin menyampaikan duka untuk almarhum Eyang B. J. Habibie. Semoga apa yang telah Eyang tebarkan dapat terus dikenang dan menjadi bekal penyelamat Eyang di akhirat.

Berita kedua tentang keluh kesah kabut asap. Jujur, gue bukan seorang yang terus megikuti perkembangan berita kebakaran hutan di Indonesia. Namun bagaimana bisa abai begitu saja, jika tiap hari keluhan itu muncul dan muncul terus? Gue jadi bertanya-tanya, apa sih penyebabnya? Siapa sih yang harus bertanggug jawab? Kemana orang-orang dengan alat pemadam ajaibnya? Ironis sekali membaca kabar kebakaran ini. Udara sehat minim, asap dimana-mana, sekolah-sekolah diliburkan. Pasti Indonesia rugi besar! atau jangan-jangan... ada praktik politik dibalik ini semua? Ah! Bagaimanapun peyebabnya, tetap saja, kan, belum ada yang bisa kasih solusi untuk padamkan asap itu? Mungkin para korban memang sudah seharusnya..., dituntut..., atau dipaksa... untuk... pasrah???

Berita lainnya yang tak kalah memilukan, berita tentang revisi UU KPK. WOW! Bahkan gue yang kurang tertarik dengan ranah ini pun turut jengah dengan adanya kesepakatan konyol para wakil rakyat. Gimana bisa sih, jadi apatis gitu aja kalo negara ini yang jadi taruhan?! Gue jadi bertanya-tanya juga, wakil rakyat ini sebetulnya mewakili rakyat yang mana? Apakah rakyat yang hanya ada di gedung wakil rakyat? Hahaha... lucu sekali! Bahkan dengar-dengar pemimpin para wakil ini malah menghindar ya saat ditanya? HEY! Para wakil ini sebenarnya bekerja untuk siapa? Untuk kepentingan pribadi dan keluarga? Cari kerjaan lain aja lah! NEGARA KOK DIPERTARUHKAN?!


Jadi sebenarnya, Indonesia ini lagi kenapa?
atau... gue yang kenapa?

Comments

Popular posts from this blog

Aru

Current Thoughts: Archaeoastronomy

Beam