Deddy
"Ayo, Ded, sedikit lagi kelar! Demi Sushi AEON 30 box!"
Laki-laki itu menyemangati dirinya sendiri. Ya... mau bagaimana, kalau bukan dia, siapa lagi?
Itulah bentuk 'mencintai diri sendiri' versinya.
Saat bosan, ia akan berhenti sejenak; memandang handphone-nya, melihat dunia sekitar, menanyakan kabar teman sejawat, atau sekedar makan lalu menghisap batang-batang rokok miliknya.
Saat hilang arah, ia akan membuka buku catatannya; membuat list panjang mengenai hal-hal yang akan ia capai di masa depan. Apakah bekerja, atau melanjutkan kuliah? Itu sudah jadi bagian perencanaannya yang matang. "Rencanakan saja dulu, realisasinya lihat nanti!" begitu motto hidupnya.
Saat sedang sedih, ia akan membuka diary-nya; menulis panjang kesedihan yang tengah dialaminya... atau sekedar membuat puisi singkat dan mem-posting-nya di media sosial.
Begitulah dia.
Kalau sedang senang, hmm... jangan tanya! Kelakuannya bisa jadi konyol dan gak masuk akal.
Jangan bosan liat selfie 'full face'-nya, karena itulah yang akan dia bagikan pada teman-temannya saat sedang senang gak ketulungan.
Itulah sesuatu tentang dia.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tentang #somethingaboutyou
#somethingaboutyou adalah sebuah tantangan yang hadir di media sosial twitter di tengah pandemi corona yang sedang melanda dunia. Dahsyatnya wabah ini sampai dinyatakan sebagai KLB atau Kejadian Luar Biasa karena berpengaruh pada aspek kehidupan sosial sampai ekonomi masyarakat global. Di Indonesia, wabah ini membuat orang-orang diharuskan bekerja dari rumah (work from home), kuliah jarak jauh, dihapuskannya ujian nasional dan lain sebagainya.
#somethingaboutyou merupakan salah satu cara mengisi waktu di tengah kejenuhan karena adanya pembatasan gerak secara fisik di ruang publik. #somethingaboutyou yang gue lakukan gue mulai dengan tweet "drop an emoji and I'll write something about you". Siapapun yang membalas tweet tersebut dengan emoji selanjutnya akan gue buatkan tulisan singkat tentang dirinya berdasarkan sudut pandang gue. Tentu saja dengan bumbu-bumbu fiksi untuk melatih imajinasi gue. Semua hal ini sangat subjektif karena hanya berdasarkan apa yang gue lihat, gue dengar, dan gue pahami selama ini tentang kalian.
Terima kasih telah membaca.
Salam hangat,
Ide Nada
Comments
Post a Comment